Current Issue

Vol 5 No 1 (2021): Jurnal SORA

Jurnal SORA edisi ini seharusnya sudah terbit di awal terjadinya Pandemi pada tahun 2020. Di awal masa itu kami di STBA mengalami perubahan dan penyesuaian dalam banyak hal yang akhirnya berdampak pada proses penerbitan Jurnal ini. Untuk itu kami dari Redaksi memohon maaf yang sebesar-besarnya atas keterlambatan ini. Apa yang sudah Kami niatkan tetap Kami tekadkan untuk diselesaikan. Maka dengan mengucapkan syukur kepada-Nya, akhirnya kami bisa terbit kembali. Kami tekadkan pula untuk selanjutnya Jurnal ini akan kembali terbit pada waktunya.
Seperti sebelumnya, kami tampil dengan lima tulisan. Semuanya dari latar belakang pembelajaran bahasa asing yang berbeda. Yang pertama adalah dari Tjang Kian Liong yang memaparkan dampak positif pada kemampuan mahasiswa setelah mereka mengikuti perkuliahan Business English Correspondence yang dikembangkan melalui penelitiannya di tempat di mana Ia mengajar. Poin utama hasilnya adalah timbulnya kesadaran dan kemampuan sebagian besar mahasiswa dalam memproduksi dan mengirimkan surat-surat bisnis elektronik Bahasa Inggris dengan cara yang lebih tepat. Bagaimana mata kuliah tersebut dikembangkan dapat menjadi wawasan bagi para dosen dari program studi bahasa Inggris, khususnya untuk mata kuliah yang terkait dengan korespondensi.

Published: 2021-05-27

Articles

  • Tjang Kian Liong
    1-16

    Abstract

    Up to the present era of digital technology, printed-letters sent by post or electronic-mail have a very important role in businesses and government institutions. Meanwhile, the learning process of Business English Correspondence at the Polytechnic of LPKIA Bandung has not been much adjusted to the advancement of information and communication technology, so it might not suffice the needs of students who must work after they graduate. This study aims to describe the positive impact on the ability of students to produce and send business letters after studying the improved Business English Correspondence subject at the polytechnic mentioned above. The method used is descriptive analytics, and the data collection techniques are literature studies, questionnaires and interviews. The research comprises stages from analyzing pre-questionnaire evaluation result, revising and implementing the syllabus in the class, to analyzing post-questionnaire evaluation result. This study reveals that after completing the improved Business English Correspondence course, most students’ awareness and ability increases in producing and sending business English letters and e-mail more properly. The conclusion is that a number of improvements should be made to the Business English Correspondence learning contents and methods to be able to keep pace with the current advances in digital technology.

  • Aditya Mahyudi, Asih Prihandini
    17-27

    Abstract

    The aims of this research is look for vocabulary in a story and determine the types of translation strategies into English-Indonesian and Indonesian-English. The data collected in this study were taken on a children's story entitled "The Emperor's New Clothes" which consisted of five analyzes and refer to Castillo's theory. (2019) Classifications of  translation strategy include addition, subtraction, cultural equivalents, synonyms, and adaptations. The use of a translation strategy like Procession is a form of adaptation from the Indonesian language prosesi. This word meaning has the same translation but the use of the meaning was differently. Furthermore, the research method used in this discussion is a qualitative method where the writer use data collection techniques with tables. As conclusion, the writer describes the translation strategy as a source of problem solving and must form a translation of words, phrases, or sentences based on linguistic rules.

  • Lina Syawalina, Siti Umaya, Dian Agustina Pratama, Citra Kandiawan
    28-53

    Abstract

    Penelitian yang berjudul "Pembelajaran Kebudayaan Prancis melalui Google Classroom" ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai proses belajar mengajar dengan menggunakan Google Classroom dalam mata kuliah Civilisation Française sebagai media pembelajaran alternatif dalam mempelajari kebudayaan Prancis. Selain itu, penelitian ini juga ditujukan memberikan gambaran dan informasi mengenai profil tingkat penguasaan pengetahuan budaya mahasiswa selama mengikuti proses pembelajaran dalam mata kuliah tersebut. Untuk memperoleh data yang diperlukan dalam penelitian ini, peneliti menggunakan beberapa teknik penelitian yaitu observasi langsung, wawancara, angket, studi pustaka, dan dokumentasi terkait populasi dan sampel yaitu seluruh karakteristik proses belajar mengajar dengan menggunakan Google Classroom serta seluruh mahasiswa semester II yang terdaftar mengikuti mata kuliah Civilisation Française. Tim peneliti berharap bahwa hasil dari penelitian ini dapat memberikan kontribusi terhadap perbaikan kualitas pengajaran khususnya pengajaran kebudayaan dalam mata kuliah Civilisation Française di Jurusan Bahasa Prancis STBA Yapari-ABA Bandung dan peningkatan kompetensi berbahasa Prancis serta penguasaan pengetahuan budaya mahasiswa.

  • Arianty Visiaty, Zuriyati Zuriyati, Saifur Rohman
    54-69

    Abstract

    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji mitos kecantikan perempuan dalam cerpen “Bokko-Chan” karya Hoshi Shinichi dengan pendekatan kritik sastra feminis. Penelitian ini mengkaji data yang diambil dari cerpen tersebut dan dianalisis dengan menggunakan teori Wolf (2004).  Berdasarkan hasil dari analisis data ditemukan dua jenis mitos kecantikan. yaitu mitos kecantikan outer beauty (berupa: usia muda) dan inner beauty (berupa: kecantikan adalah jual mahal, sedikit lugu dan polos, sikap tidak membantah, dan sikap tegar). Mitos kecantikan ini menujukkan ideologi dari pengarang pria (Hoshi Shinichi), yaitu ideologi yang mendukung pelestarian dominasi pria atau sistem patriarki. Pelestarian dominasi ini dilakukan melalui penciptaan mitos kecantikan seorang wanita sehingga pada akhirnya akan membelenggu kebebasan kaum perempuan untuk melakukan hal yang diinginkan, mengeluarkan pikiran, dan mengekspresikan perasaannya.

  • Mariana Wouthuyzen
    70-88

    Abstract

    Paparan ini bertujuan untuk mendeskripsikan fukushi (adverbia) dalam bahasa Jepang, khususnya tentang kata yang berhubungan dengan fukushi  (adverbia), pembentukan, perbedaan pemakaian fukushi (adverbia), dan makna fukushi (adverbia). Penulis menunjukkan bahwa pemakaian fukushi (adverbia) taihen, taisō, sōtō ni, makoto ni, totemo, zuibun, dan hijō ni mempunyai makna yang sama atau hampir sama tetapi dalam penggunaannya terdapat perbedaan satu dengan yang lainnya. Di samping itu, fukushi adalah kata yang dapat digunakan untuk menerangkan dōshi (verba), keiyōshi (adjektiva-i), dan keiyōdoshi (adjektiva-na) tetapi tidak bisa menjadi subjek, predikat dan pelengkap, dan tidak mengalami konjugasi. Fukushi dapat pula menjadi yogen atau fukushi lain, sehingga penggunannya dalam bahasa Indonesia adalah seperti kata keterangan.

View All Issues

Jurnal SORA Terindeks di :