• Jurnal SORA
    Vol 1 No 1 (2016)

    Kami bersyukur bahwa Jurnal SORA edisi perdana ini akhirnya dapat terbit. Jurnal SORA merupakan pengembangan dari jurnal sebelumnya yang telah terbit belasan edisi di lingkungan STBA Yapari-ABA, yaitu Jurnal Bahasa dan Pariwisata. Kami niatkan jurnal SORA ini sebagai terbitan ilmiah yang memiliki fokus pada eksplorasi studi bahasa asing, dikelola dengan semaksimal mungkin merujuk pada Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 1 tahun 2014 tentang Pedoman Akreditasi Terbitan Berkala Ilmiah, dan menjangkau publik pembaca yang lebih luas. Pada edisi ini kami tampilkan tulisan-tulisan seputar Linguistik dalam konteks beberapa bahasa asing.
    Tulisan pertama berkaitan dengan penerjemahan. Dian Praama melalui tulisan Prosedur Terjemahan dalam Terjemahan Komik Perancis Spirou et Fantasia à New York karya Tome et Janry mengungkapkan bahwa dalam proses penerjemahkan komik muncul hal-hal seperti peminjaman, ekuivalen, terjemahan impersonnel sebagai ekspresi idiomatik, interjeksi dan terjemahannya, pengurangan unsur dalam terjemahan, dan peralihran tanda baca dalam terjemahan.

  • Jurnal SORA
    Vol 2 No 1 (2017)

    Jurnal SORA kembali menjumpai para pembaca dengan berbagai tulisan dalam lingkup bahasa dan penggunaannya. Isu-isu bahasa dan penggunaannya disuguhkan melalui artikel-artikel yang mencerahkan dan inspiratif. Semoga tulisan-tulisan pada Volume 2 No. 1 ini dapat menambah pengetahuan pembaca dan dapat memperkaya rujukan bagi penulis dan peminat kajian bahasa. Terima Kasih.
    Penulis pertama, Ari Rahmat Utama Ardipradja dan Asep Achmad Muhlisian, membahas penggunaan bahasa Jepang dalam media periklanan. Dengan judul Analisis Kesalahan Pada Penulisan Iklan Berbahasa Jepang, penulis menganalisa kesalahan sintaksis yang terdapat pada iklan yang ditulis dalam bahasa Jepang. Penulis kedua, Septy Indrianty dan Zia Kemala, mengungkap tentang trategi belajar yang digunakan oleh siswa. Dalam artikel yang berjudul Listening Strategies Used by The Students in Improving Listening Skill (A Case Study at STIEPAR Language Center), penulis membahas strategi yang digunakan oleh siswa dalam meningkatkan kemampuan mendengar (learning strategies in improving listening ability).

  • Jurnal SORA
    Vol 3 No 1 (2018)

    Setelah melalui berbagai kendala dan penundaan, akhirnya Jurnal SORA Volume 3 No. 1, Juli 2018 dapat diterbitkan. Berbeda dengan dua volume sebelumnya yang menyertakan beberapa penulis dari kampus kami, pada volume ini semua penulisnya berasal dari luar kampus. Jumlahnya masih kami pertahankan lima tulisan. Kali ini dengan tiga topik bahasan terkait bahasa Jepang dan dua tentang bahasa Inggris. Selamat membaca untuk semua. Terima kasih kepada para kontributor tulisan. Semoga isi Jurnal SORA ini dapat mencerahkan dan memperluas wawasan kita. Terima kasih.
    Yang pertama berkenaan dengan kata-kata pada media sosial Twitter dalam konteks penggunaannya pada bahasa Jepang. Anggi Prahesta Hermawan, Firdhan Raka Iryananda, & Arianty Visiaty memfokuskan penelitiannya pada jenis wasei eigo pada kata khusus di media sosial tersebut. Penelitian ini ditujukan untuk memperoleh gambaran kecenderungan pola pembentukan dan penggunaan wasei eigo pada media sosial itu, yang diharapkan nantinya akan mempermudah para pembelajar bahasa Jepang menggunakan bahasa Jepang di media sosial yang populer tersebut.

  • Jurnal SORA
    Vol 3 No 2 (2018)

    Tidak ada yang konstan di dunia ini kecuali perubahan. Segala sesuatu pasti berubah. Demikian pula dengan Jurnal SORA. Sebagai hasil dari beberapa pelatihan tentang pengelolaan jurnal yang kami ikuti, kami sepakat untuk sedikit mengubah penampilan jurnal SORA. Tentu saja kami berniat untuk terus konsisten dengan penampilan tersebut pada terbitan selanjutnya. Yang paling kentara dari perubahan tersebut adalah pada halaman artikel. Ada yang disebut sirahan (header) dan cara kami menampilkan artikel yang tidak lagi terbagi dua dalam satu halaman. Ada beberapa yang lain, bahkan ada beberapa yang lain lagi yang kami rencanakan untuk ditambah di masa datang. Semua itu kami lakukan agar Jurnal SORA semakin sesuai dengan ketentuan akreditasi bagi Jurnal Ilmiah di Perguruan Tinggi.
    Pada edisi Volume 3 No. 2 Desember 2018 ini kami menampilkan 5 artikel. Variasinya adalah seputar bahasa Prancis, Jepang, Inggris, dan Jerman. Yang pertama adalah dari Agnes Andryani Rosiana, yang menguraikan sistem penamaan di Prancis. Penulis mengungkapkan sebuah fakta yang menarik, yaitu bahwa di Prancis bagaimana orang tua harus memberi nama keluarga pada anak-anaknya ternyata dituangkan dalam sebuah undang-undang negara. Undang-undang tersebut tentu tidak semena-mena, namun menangkap apa yang telah sebelumnya menjadi tradisi dalam masyarakat Prancis. Beberapa variasi lain, keunikan, serta bagaimana contoh kita dapat memahami nama orang Prancis diberikan oleh penulis ini. Sangat bermanfaat bagi upaya pemelajar bahasa Prancis memahami orang Prancis pada umumnya.

  • Jurnal SORA
    Vol 4 No 1 (2019)

    Untuk menjadi sebuah jurnal ilmiah yang terakreditasi, kami percaya, itu tidak akan mungkin bisa dicapai dengan cara yang secepat-cepatnya. Perlu proses yang memakan waktu dan membuahkan pelajaran berharga dari satu edisi ke edisi berikutnya bagi semua awak redaksi. Demikian pula yang kami jalani hingga saat ini. Setiap waktu, kami berniat memastikan bahwa Jurnal SORA berada pada rel yang seharusnya untuk tujuan itu. Dalam kaitan itu, pada edisi ini dengan bahagia kami katakan sebuah tonggak pencapaian penting telah kami pancangkan yang akan memperkaya kiprah kami dari sekarang dan seterusnya, yaitu telah adanya situs online Jurnal SORA, yang dapat diakses di http://jurnalsora.stba.ac.id/
    Keberadaannya tidak saja membuat jangkauan Jurnal SORA menjadi global, namun yang terpenting adalah kami telah berhasil memenuhi salah satu yang dipersyaratkan bagi akreditasi jurnal ilmiah di perguruan tinggi. Namun bersamaan dengan itu kami juga menyadari sepenuhnya jalan apa yang harus kami tempuh berikutnya, dan itu tidak akan menyurutkan perjuangan kami. Sekurang-kurangnya kini, kami akan harus mulai bertransformasi dari ‘jurnal online’ ke ‘jurnal elektronik’ (e-journal). Menjadi sebuah jurnal elektronik berarti menjadikan semua pengelolaan ada pada situs jurnal yang memiliki platform OJS (Open Journal System).

  • Jurnal SORA
    Vol 4 No 2 (2019)

    Di penghujung tahun 2019, jurnal SORA terbit dengan menampilkan lima tulisan yang terkait dengan bahasa Prancis, Jepang, dan Inggris. Empat dari lima penulisnya berasal dari STBA Yapari-ABA Bandung, seorang berasal dari IAIN Syekh Nurjati Cirebon.
    Yang pertama adalah Silvi Satia Kemala, yang menampilkan hasil penelitiannya tentang kemampuan pemelajar bahasa Prancis dalam memahami teks fiksi berbahasa Prancis. Yang disampaikan tidak saja pemaparan terkait kemampuan para pemelajar yang menjadi responden, tapi juga bagaimana mereka menghadapi kesulitan-kesulitan tersebut dan upaya yang mereka lakukan untuk mengatasinya. Dari dua kali tes yang diberikan terhadap responden dengan menggunakan teks yang berbeda, penulis menyimpulkan bahwa kemampuan mereka dalam membaca teks fiksi berbahasa Prancis cukup baik.
    Berikutnya adalah tulisan dari Asep Achmad Muhlisian yang berada pada konteks pembelajaran penerjemahan bahasa Jepang. Fokusnya adalah pada penerjemahan bagian latar belakang thesis mahasiswa bahasa Jepang di UPI Bandung. Hasilnya menunjukkan bahwa kesalahan yang paling banyak muncul adalah terkait pola kalimat, di samping beberapa kesalahan lain yang ada namun tidak dominan.
    Tulisan ketiga kembali lagi ke konteks bahasa Prancis. Dian Agustina Pratama menggunakan teori fungsi dongeng dari Vladimir Propp untuk menganalisis dongeng Peau d’Ane karya seorang sastrawan Prancis Charles Perrault. Penelitian yang menggunakan metode deksriptif kualitatif ini menyimpulkan bahwa pada dongeng tersebut terdapat 19 fungsi yang membentuk sebuah skema cerita dongeng klasik.