MITOS KECANTIKAN DALAM CERPEN “BOKKO-CHAN” KARYA HOSHI SHINICHI

KAJIAN KRITIK SASTRA FEMINIS

  • Arianty Visiaty
  • Zuriyati Zuriyati
  • Saifur Rohman
Keywords: citra kecantikan, feminisme, kritik sastra feminis, mitos kecantikan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji mitos kecantikan perempuan dalam cerpen “Bokko-Chan” karya Hoshi Shinichi dengan pendekatan kritik sastra feminis. Penelitian ini mengkaji data yang diambil dari cerpen tersebut dan dianalisis dengan menggunakan teori Wolf (2004).  Berdasarkan hasil dari analisis data ditemukan dua jenis mitos kecantikan. yaitu mitos kecantikan outer beauty (berupa: usia muda) dan inner beauty (berupa: kecantikan adalah jual mahal, sedikit lugu dan polos, sikap tidak membantah, dan sikap tegar). Mitos kecantikan ini menujukkan ideologi dari pengarang pria (Hoshi Shinichi), yaitu ideologi yang mendukung pelestarian dominasi pria atau sistem patriarki. Pelestarian dominasi ini dilakukan melalui penciptaan mitos kecantikan seorang wanita sehingga pada akhirnya akan membelenggu kebebasan kaum perempuan untuk melakukan hal yang diinginkan, mengeluarkan pikiran, dan mengekspresikan perasaannya.

Published
2021-06-26
How to Cite
Visiaty, A., Zuriyati, Z., & Rohman, S. (2021). MITOS KECANTIKAN DALAM CERPEN “BOKKO-CHAN” KARYA HOSHI SHINICHI. Jurnal SORA, 5(1), 54-69. Retrieved from http://jurnalsora.stba.ac.id/index.php/jurnal_sora/article/view/57
Section
Articles